Tampilkan postingan dengan label lembar info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lembar info. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 November 2011

Penyerahan Sertifikat ISO 9001:2008 oleh Kapolri kepada Assarpras Kapolri


SELAMAT dan SUKSES .
Ssarpras Polri telah meraih sertifikat ISO 9001:2008 sebagai Satuan kerja Polri yang memenuhi persyaratan standart Internasional dibidang Sistim Manajemen Mutu (Quality Management System Standart) SNI ISO 9001:2008 yang diberikan oleh Lloyd's Register Quality Assurance (Badan sertifikasi internasional yang berkantor pusat di Inggris). 
Penyerahan sertifikat dilaksanakan secara langsung dari Kapolri kepada Assarpras Kapolri dan disaksikan oleh perwakilan LRQA internasional. 
ISO 9001:2008 Ssarpras Polri adalah Quality Management System yang berlaku untuk Provision of Logistic and Purchasing Activity for Indonesian Nasional Police (Tata kelola barang dan pengadaan barang)
Sertifikat berlaku sampai bulan tanggal 14 September 2014.




Minggu, 30 Oktober 2011

Biodata Irjen Pol. Drs. H. Anton Bachrul Alam, S.H.


Irjen Pol. Drs. H. Anton Bachrul Alam, S.H. (lahir di Mojokerto, Jawa Timur, 5 Agustus 1956 ; umur 55 tahun) menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur pada 20 Februari 2009 hingga 30 Oktober 2009. Sebelumnya Anton adalah Kapolda Kalimantan Selatan. Ia adalah salah seorang tokoh kepolisian yang giat menekankan tingkat keagamaan para anggotanya. Salah satunya adalah himbauan memakai jilbab bagi para Polwan dan khataman Al Qur'an di Mapolda Jatim.

Karier Pendidikan

Dasar kepolisian

  • Akpol (1980)
  • PTIK (1988)
  • Sespim Pol (1997)
  • Sespati (2003)

Kursus / Kejuruan / Pendidikan Luar Negeri

  • Pa Sandi Hkm (1983)
  • Kursus Pembinaan Mental ABRI (1995)
  • Lalu Lintas di Apeldoorn Gel-IV (1990)
  • Perti (1995)
Selain pendidikan Polri, perwira tinggi yang banyak berkarier di Satuan Lalu Lintas (Satlantas), ia menempuh pendidikan formal SD (1969), SMP (1975), SMA (1975). Kampung halaman Anton berada di Pare, Kabupaten Kediri, Jatim.

TMT Kepangkatan

  • Letda Pol (01-04-1980)
  • Lettu Pol (01-04-1982)
  • AKP (01-10-1985)
  • Kompol (01-10-1991)
  • AKBP ( 01-10-1997)
  • Kombes Pol (01-04-2001)
  • Brigjen Pol (01-01-2006)
  • Irjen Pol (23-03-2009)

Riwayat Jabatan

  • (1980) Dan Sekta 506-01/PTS
  • (1981) Dan Sat Lantas Res 506/Kapuas Hulu
  • (1983) Kasi Pam Res 503/SKW
  • (1984) Kapolsek Pontianak Utara
  • (1986) Spripim Polda Kalbar
  • (1988) Wakasat Serse Poltabes Bandung - Polda
  • (1989) Kapolsekta Kiara Condong Resta Bandung Tengah
  • (1990) Wakasat Lantas Polwiltabes Bandung
  • (1991) Instruktur Pusdik Lantas Ditdik Polri
  • (1992) Kasat Lantas Polres Metro Jaksel Polda Metro Jaya
  • (1993) Kapolsek Metro Penjaringan Polda Metro Jaya
  • (1994) Kasubbag SIM Polda Metro Jaya
  • (01-03-1996) Kasat Idik Laka Dit Lantas Polda Metro Jaya
  • (01-06-1997) Kapolres Dilli Polda Timor Timur
  • (01-11-1997) Kapolres Sukabumi Polda Jabar
  • (01-12-1998) Pabandya IV Set Deops Kapolri
  • (01-04-1999) Sesdit Lantas Polda Jatim
  • (01-03-2000) Wakapolwil Madiun Polda Jatim
  • (01-11-2000) Kadispen Polda Metro Jaya
  • (02-09-2002) Kapolwil Bogor Polda Jabar
  • (01-01-2003) Irwasda Polda Bali
  • (16-01-2004) Wakapolda Riau
  • (21-12-2004) Kapolda Kepri (Struktur Persiapan)
  • (09-12-2005) Wakadiv Humas Polri
  • (14-05-2008 - 20-02-2009) Kapolda Kalsel
  • (20-02-2009 - 30-10-2009) Kapolda Jatim
  • (30-10-2009 - 01-10-2010) Staf Ahli Kapolri bidang Sosial-Ekonomi
  • (01-10-2010 - 28-12-2010) Staf Ahli Kapolri bidang Sosial-Politik
  • (28-12-2010 - 28-11-2011) Kadiv Humas Polri
  • (28-11-2011 - sekarang) Assarpras Kapolri
Memori Sertijab Assarpras


Senin, 05 September 2011

Gastritis atau maag, yang jelas nyeri di ulu hati ...

Bila anda mendadak merasakan nyeri didaerah ulu hati disertai rasa mual dan rasa kembung, kemungkinan besar anda menderita Gastritis. Ada sebagian orang yang bilang kena "maag". Mana yang benar maag atau gastritis. Jangan bingung, yang dimaksud maag adalah lambung, sedangkan Gastritis adalah sakit pada bagian lambung, jadi kurang lebih artinya sama saja. Arti Gastritis sebenarnya adalah terjadinya proses radang pada lambung. Mengapa bisa terjadi radang ?

Banyak penyebab timbulnya radang pada lambung diantaranya adalah sering terlambat makan. Ada yang menanyakan kok kakaknya yang sering lambat makan tidak apa-apa?. Memang pada setiap orang tidak sama. Semuanya terkait dengan asam lambung, didalam tubuh manusia asam lambung diproduksi oleh Sel Parietal yang bertujuan untuk membantu proses pencernaan makanan, jadi produksinya sesuai siklus makan orang tersebut. Jadi, kalo seseorang makannya teratur 3 kali sehari, begitu juga dengan asam lambung diproduksi pada jam-jam makan itu juga, jika orang ini tidak makan pada jam yang biasanya karena terlambat makan, asam lambung terlanjur diproduksi dan tidak ada makanan yang dicerna, sehingga bisa melukai lapisan lambung. Terjadilah gastritis.

Penyebab lain adalah adanya bakteri Helicobacter pylori, Bakteri ini mudah menular lewat peralatan makan yang kurang bersih mencucinya, biasanya selalu disertai gejala mencret. Sedangkan gejala umum yang sering muncul pada sakit maag adalah mual sampai muntah, nyeri ulu hati, dan pusing.

Kemudian bila sudah kena maag selain pola makan, jenis makanan harus diperhatikan. Usahakan jangan membiarkan lambung kosong dalam waktu lama. Paling tidak , ada makanan masuk tiap 3 jam sekali. Kemudian karena lambung penderita gastritis sensitif sekali, makanan yang dikonsumsi tidak boleh terlalu merangsang, jangan terlalu panas atau dingin, juga makanan pedas dan terlalu asam harus dihindari. Juga diusahakan penderita gastritis tidak stres, karena keadaan ini dapat mempengaruhi kondisi lambung.

Makanan Yang Harus Dihindari :

Tahu, dan tempe goreng, kacang tanah, kacang merah, kacang tolo,sayur mentah, sayur berserat tinggi, sayur yang menimbulkan gas (daun singkong, kacang panjang, kol, lobak, sawi, asparagus ), buah tinggi serat atau yang menimbulkan gas ( jambu biji, nanas, apel, kedondong, durian, nangka), juga buah yang mentah, asam, lemak hewan, santan kental, minuman bersoda, alkohol, dan kopi.

Pengobatannya diobati dengan obat-obatan jenis H2 Bloker (Cimetidine, Ranitidine, Famotidine ), Proton Pump Inhibitor (omeprazole, lanzoprazole,dll), dan golongan Antasida (yang dipasaran terkenal dengan Mylanta atau Promaag).

 

Gastritits, Ulkus Peptikum, dan Diare

Pendahuluan

Nyeri perut adalah salah satu manifestasi gangguan saluran cerna dan organ yang berada di dalam ronga abdomen. Nyeri perut dapat dikelompokkan berdasar lokasi nyeri yang dirasakan. Untuk mempermudah, pengelompokkan dibagi menjadi 9 regio. Adapun nyeri di regio epigastrium biasanya disebabkan kelainan pada organ lambung, duodenum, saluran empedu, dan pankreas.
Selain nyeri, petunjuk adanya kelainan pada saluran cerna ialah diare. Diare merupakan upaya pertahanan tubuh sebagai respon terhadap adanya kelainan atau adanya benda asing yang dapat membahayakan saluran cerna tersebut. Namun, bila tidak terkontrol dan ditangani, diare adalah ancaman bagi tubuh, hal mana dapat menimbulkan komplikasi diataranya adalah dehidrasi.

Anatomi dan Fisiologi Ventrikulus dan Duodenum
Ventrikulus (lambung) terletak pada epigastrium dan terdiri dari mukosa, submukosa, lapisan otot yang tebal, dan serosa. Mukosa ventriculus berlipat-lipat atau rugae. Secara anatomis ventriculus terbagi atas kardiaka, fundus, korpus, dan pilorus. Sphincter cardia mengalirkan makanan masuk ke dalam ventriculus dan mencegah reflux isi ventriculus memasuki oesophagus kembali. Di bagian pilorus ada sphincter piloricum. Saat sphincter ini berrelaksasi makanan masuk ke dalam duodenum, dan ketika berkontraksi sphincter ini mencegah terjadinya aliran balik isi duodenum (bagian usus halus) ke dalam ventriculus (Budiyanto, 2005; Faradillah, Firman, dan Anita. 2009).

Lapisan epitel mukosa lambung terdiri dari sel mukus tanpa sel goblet. Kelenjar bervariasi strukturnya sesuai dengan bagiannya. Pada bagian cardiac kelenjar terutama adalah sel mukus. Pada bagian fundus dan corpus kelenjar mengandung sel parietal yang mensekresi HCl dan faktor intrinsik, dan chief cell mensekresi pepsinogen. Bagian pilorus mengandung sel G yang mensekresi gastrin (Chandrasoma, 2006).

Mukosa lambung dilindungi oleh berbagai mekanisme dari efek erosif asam lambung. Sel mukosa memiliki permukaan apikal spesifik yang mampu menahan difusi asam ke dalam sel. Mukus dan HCO3 dapat menetralkan asam di daerah dekat permukaan sel. Prostaglandin E yang dibentuk dan disekresi oleh mukosa lambung melindungi lambung dan duodenum dengan merangsang peningkatan sekresi bikarbonat, mukus lambung, aliran darah mukosa, dan kecepatan regenarasi sel mukosa. Aliran darah mukosa yang bagus, iskemia dapat mengurangi ketahanan mukosa (Price dan Wilson, 2006).

Fungsi utama lambung adalah sebagai tempat penampungan makanan, menyediakan makanan ke duodenum dengan jumlah sedikit secara teratur. Cairan asam lambung mengandung enzim pepsin yang memecah protein menjadi pepton dan protease. Asam lambung juga bersifat antibakteri. Molekul sederhana seperti besi, alkohol, dan glukosa dapat diabsorbsi dari lambung (Guyton, 1997).

Usus dimulai pada pilorus dan berakhir pada taut anorectal. Usus dibagi menjadi intestinum tenue (usus halus) dan intestinum crasum (usus besar). Usus halus terdiri dari duodenum, jejunum, dan ileum. Usus besar terdiri dari caecum, colon ascendens, colon tranversum, colon descendens, colon sigmoideum, dan rectum (Faradillah, Firman, dan Anita. 2009).

Usus mencerna dan mengabsorpsi komponen penting makanan yang ditelan dan membuang komponen yang tak berguna saat defekasi. Pencernaan pada usus halus bagian atas dibantu oleh enzim yang disekresi oleh usus, pankreas, dan empedu (Guyton, 1997)..

GASTRITIS

Definisi dan Klasifikasi
Peradangan atau inflamasi mukosa lambung, yang dapat bersifat akut, kronis, difus, atau lokal. Dua jenis gastritis yang sering terjadi adalah gastritis superficial akut, dan gastritis atrofik kronik (menahun) (Anonim, 2009; Price dan Wilson, 2006).

Etiologi
Gastritis akut biasanya disebabkan oleh lesi sterss pada penderita sakit berat, obat-obatan (aspirin, NSAID, alkohol, dll.), trauma (pemasangan NGT, endoskopi, radiasi, dll.), infeksi (sering oleh H. pylori) (Anonim, 2009).
Gastritis kronis dibagi menjadi 2 tipe besar, yaitu tipe A merupakan gastritis autoimun dan gastritis tipe B disebabkan oleh Helicobacter pylori, merokok, alkohol (Chandrasoma, 2006).

Patogenesis
Obat-obatan seperti aspirin dan NSAID menghambat sintesis prostaglandin E pada mukosa, menyebabkan mukosa lebih peka terhadap asam, sehingga lebih mudah erosi. Alkohol menyebabkan gastritis akut sering terjadi setelah minum banyak alkohol. Stress seperti luka bakar, infark miokard, lesi intrakranial, dan pasca operasi sering dihubungkan dengan erosi lambung. Organisme H. pylori melekat pada epitel lambung dan menghancurkan bagian mukosa pelindung meninggalkan daerah epitel yang gundul.
Gastritis kronis tipe A disebabkan oleh adanya antibodi terhadap sel parietal sehingga menurunkan sekresi asam dan meningkatkan sekresi gastrin. Reaksi autoimun bermanifestasi sebagai sebukan limfoplasmasitik pada mukosa sekitar sel parietal (Chandrasoma, 2006; Price dan Wilson, 2006).

Gambaran Klinis
Gambaran klinis bervariasi dari keluhan abdomen yang tidak jelas, seperti anoreksia, bersendawa, mual, sampai gejala yang lebih berat seperti nyeri epigastrium (nyeri ulu hati), muntah, perdarahan, dan hematemesis.
Gastritis kronis mencetuskan terjadinya ulkus peptikum dan karsinoma. Gejala bervariasi yaitu rasa penuh, anoreksia, nyeri ulu hati, nausea, keluhan anemia (Doherty, M Gerard, 2006; Syamsuhidajat. 1997).

Diagnosis
Gastritis akut ditegakkan dengan endoskopi, dilanjutkan dengan pemeriksaan histopatologi biopsi mukosa lambung, radiologis dengan kontras ganda.
Gastritis kronis dapat dilakukan pemeriksaan : laboratorium untuk mengetahui anemia, analisis cairan, uji schiling, kadar gastrin, tes antibodi. Diagnosis ditegakkan dengan histopatologi biopsi mukosa lambung, gastroskopi (Rani, Aziz, 1997; Price dan Wilson, 2006).

Penatalaksanaan
Atasi penyebab, beri antasid, antihistamin, anti emetik, anti muntah, dan analgesik (Anonim, 2009; David F. 1998).

ULKUS PEPTIKUM

Definisi
Rusaknya atau hilangnya jaringan mukosa sampai lamina propria pada berbagai saluran pencernaan makanan yang terpajan cairan asam lambung, yaitu oesophagus, lambung, duodenum, dan setelah gastroenterostomi juga jejunum. Penyakit ini timbul terutama pada duodenum dan lambung (Anonim,2009; Chandrasoma, 2006)
Etiologi
Sekitar 90% disebabkan oleh H. pylori, selebihnya disebabkan oleh sekresi bikarbonat mukosa, ciri genetik, dan stress (Price dan Wilson, 2006).
Patogenesis
Inti penyebab adalah ketidakseimbangan faktor defensif dan faktor agresif dimana faktor agresif lebih dominan. Faktor defensif antara lain : lapisan mukus (berfungsi sebagai lubrikasi, mencegah back diffusion ion H dan pepsin, mempertahankan pH permukaan sel epitel), sekresi bikarbonat (untuk menetralisir ion H yang menembus mukus), sirkulasi darah ke dalam mukosa (menjamin kerja sel).
Faktor agresif antara lain : asam lambung (bersifat korosif), pepsin (bersifat proteolitik), asam empedu, salisilat, etanol, dan asam organik lemah (Anonim, 2009).

Gambaran Klinis
Nyeri epigastrium intermiten kronis, hilang setelah makan, timbul lagi setelah 2-3 jam setelah makan dan saat lambung kosong, mual, muntah, anoreksia, penurunan berat badan (Chandrasoma, 2006).

Diagnosis
Serologi, riwayat nyeri hilang setelah makan. Diagnosis ditegakkan dengan pemeriksaan barium radiogram, bila tidak berhasil dilanjutkan dengna endoskopi (Price dan Wilson, 2006)

Penatalaksanaan
Diet, obat penetralisir asam lambung, anti sekretoris, sitoprotektif, dan pembedahan dengan indikasi (David F. 1998).

DIARE
Definisi
Buang air besar lebih dari tiga kali perhari disertai perubahan konsistensi tinja menjadi cair dengan atau tanpa lendir dan darah (Soebagyo, 2008).

Etiologi
Dapat dikelompokan ke dalam 6 kelompok besar, namun penyebab yang paling sering adalah akibat infeksi bakteri, virus, protozoa, maupun parasit. Penyebab lain diataranya adalah alergi, malabsorbsi, keracunan, defisiensi imunitas. Tipe dasar diare karena infeksi adalah non inflamatori dan inflamatori (Daldiyono, 1997).

Klasifikasi
Berdasar mekanismenya, dibagi menjadi :
  1. Diare sekretorik, disebabkan oleh mekanisme absorbsi elektrolit turun dan sekresi naik. Sifat feses : jernih, osmolalitas naik, tidak polimorf. Penyebab : kolera, enteritis ecoli, toxigenik, tumor.
  2. Diare osmotik, mekanisme : terjadi gangguan absorbsi. Sifat feses : jernih, osmolalitas turun. Contoh : malabsorbsi, defisiensi laktase, defesiensi sukrosa-isomaltase.
  3. Diare gangguan peristaltik. Penurunan dan peningkatan, keduanya menyebabkan diare. Penurunan menyebabkan bakteri tumbuh dan menyebabkan diare (Suraatmja, Sudaryat. 2007; Soebagyo, 2008).
Patogenesis dan Patofisiologi
Diare osmotik terjadi bila bahan-bahan tertentu yang tidak dapat diserap ke dalam darah, tertinggal di usus. Keadaan tersebut menyebabkan tekanan osmotik dalam usus meninggi sehingga terjadi pergeseran air dan elektrolit ke dalam rongga usus. Isi rongga usus yang berlebihan ini akan merangsang usus untuk mengeluarkannya sehingga timbulah diare. Diare sekretorik terjadi bila ada rangsangan tertentu dinding usus misalnya toxin, sehingga terjadi peningkatan air dan elektrolit ke dalam rongga usus.
Diare dapat mengakibatkan dehidrasi, gangguan keseimbangan asam basa, hipoglikemia, gangguan gizi, dan sirkulasi (Anonim, 2009; Soebagyo, 2008).

Gambaran Klinis
Tergantung penyebab. Gejala gastrointestinal bisa berupa diare, karam perut, dan muntah. Kehilangan air dan elektrolit akan bertambah pada keadaan muntah sedangkan kehilangan air meningkat bila ada panas. Keadaan tersebut berakibat dehidrasi, aidosis metabolik, dan hipokalemia (Anonim, 2009) .

Diagnosis
Pemeriksaan feses mikroskopis, darah lengkap, serum elektrolit, kultur, foto, dan endoskopi (Daldiyono, 1997).

Penatalaksanaan
Diet, obat simtomatis, atibiotik/ antiparasit, mengobati akibat diare (air, elektrolit, nutrisi) (Daldiyono, 1997)

sumber :
http://multiline-jatimbali.blogspot.com/2009/12/gastritits-ulkus-peptikum-dan-diare.html
http://kolomkesehatan.blogspot.com/2008/01/nyeri-di-ulu-hati-disertai-mual-kembung.html

Selasa, 02 Agustus 2011

Sejarah Aikido bersama O Sensei Morihei Ueshiba


Aikido tidak dapat dipisahkan dari Morihei Ueshiba, bapak dan penemunya sampai saat ini. Ajarannya lebih banyak menyangkut soal kehidupan. Disiplin filosofinya yang dekat dengan masalah sehari-hari tidak mengambang di awang-awang - lebih menekankan bersikap, berpikir, dan bertindak yang benar dalam hubungan kita dengan sesama manusia dan alam sekitar

Morihei Ueshiba
Morihei Ueshiba lahir di Tanabe, daerah Wakayama, 14 Desember 1883. Ia anak tertua dari empat bersaudara buah perkimpoian Yoroku Ueshiba dan Yuki Itokawa. Mereka berasal dari keluarga tuan tanah, keturunan bangsawan

Sewaktu berumur 7 tahun, Morihei dikirim orang tuanya ke Jizodera, yang berdekatan dengan kuil kaum Buddhis sekte Singon, untuk belajar tentang ajaran Konfusius kuno dan kitab-kitab suci agama Budha. Ia sangat terpesona akan kisah-kisah ajaib dari pendeta Budha, Kobo Daichi, dan mulai berkhayal tentang hal yang aneh-aneh. Padahal, Yuki, sang ibu, menghendaki agar ia menjadi lelaki yang kuat seperti pesumo

Morihei menyelesaikan sekolah menengahnya di Tanabe dalam usia 13 tahun. Kemudian, ia meninggalkan bangku sekolah lanjutan atas sebelum lulus. Ia sempat pula belajar di Institut Yoshida Abacus. Setelah mendapat diploma, ia bekerja sebagai pegawai di Kantor Pajak Tanabe, sampai 1902. Lalu ia menggabungkan diri dengan gerakan penentang kekuasaan kaum legislatif baru yang waktu itu berkuasa

Setelah itu, Ueshiba pergi ke Tokyo. Untuk beberapa saat, ia menjadi pedagang alat-alat kantor dan sekolah di Ueshiba Trading Company di Nihombashi. Selama berada di Tokyo itulah ia mulai belajar tentang ilmu bela diri : jujutsu dan kenjutsu. Sekembalinya dari Tokyo, ia pergi ke Tanabe dan menikahi Hatsu Itokawa (lahir 1881), wanita yang dikenalnya sejak kanak-kanak.

Pada 1903, Morihei masuk dinas militer dan tergabung dalam resimen 37 Divisi Keempat di Osaka. Di situ, ia dijuluki "si Raja Prajurit" berkat kemahirannya memainkan bayonet. Ketika pecah perang Rusia - Jepang, ia dikirimkan ke garis depan dengan pangkat kopral. Kemudian pangkatnya dinaikkan menjadi sersan, setelah perang usai, berkat keberaniannya di medan laga.

Masa senggangnya, ketika masih berdinas militer, ia pergunakan untuk melanjutkan minatnya memperdalam ilmu bela diri. Ia datangi dojo Masakatsu Nakai di Sakai. Di situ ia mempelajari Yagyu-ryu jujutsu.

Pada 1907, ia diberhentikan dari dinas militer dan kembali ke Tanabe, lalu bekerja di pertanian milik keluarga. Di situ, ia berkecimpung di bidang politik - salah satunya menjadi pemimpin gerakan asosiasi pemuda setempat. Selama periode ini, ayahnya memperkenalkannya kepada judoka Kiyoichi Takagi, yang sedang berkunjung ke Tanabe. Kepadanyalah Morihei belajar judo gaya Kodokan.

Selama tiga tahun tinggal di Tanabe, Morihei aktif dalam banyak kegiatan. Salah satu yang menarik perhatiannya adalah rencana penyelesaian pemerintah yang berkuasa pada waktu itu atas wilayah Shirataki, di sebelah utara Pulau Hokkaido.

Ia memutuskan menjadi sukarelawan dan pemimpin kelompok Kishu, yang terdiri atas 44 kepala keluarga. Kelompok dengan jumlah anggota kurang lebih 80 orang itu meninggalkan Tanabe pada Maret 1912, menuju Hokkaido. Tiba pada bulan Mei berikutnya, ia lalu menetap di Shirataki, di sebuah desa dekat Yobetsu.

Shirataki, daerah tak bertuan, kemudian dijadikan tanah garapan - setelah kelompok pimpinan Morihei menjadikan tanah ini daerah koloninya. Akhirnya, kelompok Kishu berhasil mengolah tanah ini menjadi daerah subur penghasil kayu. Ia juga membuat pengolahan susu dan peternakan kuda.

Tatkala ia menyinggahi Engaru, Morihei mengenal Sokaku Takeda, yang kemudian diketahui sebagai master Daito-ryu jujutsu. Ia lalu berguru pada Takeda dan berhasil mendapat sertifikat .

Kemudian Shirataki sedang mengalami masa kejayaan, terutama dari industri kayunya, pada 23 Mei 1917, daerah tersebut mengalami musibah kebakaran yang hebat, yang memporakporandakan hampir seluruh wilayah yang maju pesat tersebut. Ketika itu, Morihei Ueshiba, yang terpilih sebagai anggota dewan kotapraja, harus berjuang ekstra keras guna membangun kembali wilayah Shirataki yang nyaris musnah. Pada Juli 1917, lahirlah anak pertamanya, Takemori.

Pada pertengahan November 1919, Morihei mengalami guncangan jiwa ketika mendengar kabar bahwa ayahnya sakit serius. segera ia meninggalkan Hokkaido menuju Tanabe. Sepeninggalnya itu, wilayah Shirataki terlantar sekitar delapan tahun.
Dalam perjalanan pulang, ia mendengar nama seseorang pemimpin spiritual yang ramai dibicarakan : Onisaburo Deguchi, yang memimpin semacam "agama" baru, Omotokyo, dan terkenal dengan ajarannya, Chinkon Kishin. Ajaran itu adalah menenangkan jiwa dengan kembali ke Tuhan, yakni cara untuk bermeditasi. Deguchi tinggal di daerah dekat Ayabe. Morihei, menaruh minat besar dalam bidang spiritual, segera mengunjunginya, lalu menetap di Ayabe sampai 28 Desember 1919.

Ia meminta Onisaburo Deguchi mendoakan ayahnya yang sedang sakit, tapi Deguchi menjawab," Ayahmu dalam keadaan baik-baik saja". Kalimat yang diucapkan itu sangat membekas dalam jiwa Morihei. Ayahnya meninggal pada 2 Januari 1920 dalam usia 76 tahun .

Kepergian ayah yang dicintainya itu membuat Morihei sangat terpukul. Emosinya tidak stabil. Pada periode ketika kondisi emosinya belum stabil itu, ia memutuskan pindah ke Ayabe untuk mencari kehidupan spiritual lagi di bawah bimbingan Deguchi. Di Ayabe, ia tinggal selama delapan tahun untuk kemudian pindah lagi ke Tokyo pada 1928.

Di masa-masa itu, Deguchi mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam kehidupannya. Morihei mengubah tempat tinggalnya menjadi sebuah dojo dengan 18 matras, lalu membuka Akademi Ueshiba .

Terlintas dalam pikirannya untuk mengajarkan seni bela diri, terutama kepada pengikut Omoto-kyo. Namun, sebuah tragedi menimpanya lagi pada tahun pertama ia tinggal di Ayabe. Morihei kehilangan putranya yang sangat dikasihinya, Takemori. Anak pertamanya itu meninggal karena sakit di usia 3 tahun pada bulan Agustus. Bulan berikutnya, kembali ia dirundung musibah. Anak keduanya, Kuniharu, menyusul abangnya ke alam baka saat masih berumur setahun .

Segala kepedihan atas kepergian buah hatinya itu tak membuatnya pupus dalam mengasuh sarana pendidikan bela diri yang ia dirikan. Tahun-tahun berikutnya, Akademi Ueshiba semakin maju. Murid-murid yang belajar padanya tidak hanya pengikut Omoto-kyo, tapi juga para kelasi dari bandar laut Maizuru.

Pada 11 Februari 1921, penguasa setempat melarang semua bentuk kegiatan yang dilakukan kelompok Omoto-kyo. Semua pengikutnya ditangkap, termasuk Onisaburo Deguchi. Untunglah semua peristiwa itu tidak mempengaruhi kelangsungan Akademi Ueshiba.

Dua tahun setelah itu, Morihei berhasil membebaskan pemimpin Omoto-kyo dengan uang jaminan. Ia lalu mengolah lahan di Tennodaira. Di situlah kemudian Morihei hidup bertani sambil mengajarkan ilmu bela diri.

Saat itu, Morihei sudah mulai memasukkan unsur-unsur spritual. Lambat laun ia meninggalkan tradisi yang berlaku di Yagyu-ryu dan Daito-ryu jujutsu. Ia mulai mengembangkan sendiri prinsip untuk menggabungkan pikiran (jiwa) dengan badan. Ajaran itu kemudian dikenal hingga saat ini. Pendekatan prinsip semacam itu mulai dikenal sebagaiAiki bujutsu, lalu masyarakat luas lebih mengenalnya sebagai Ueshiba-ryu aiki bujutsu.
Pada 1924, Morihei melakukan pelayaran, yang merupakan saat-saat genting dalam perkembangan spritualnya. Pada 13 Februari, secara diam-diam ia pergi bersama Onisaburo Deguchi ke Manchuria dan Mongolia. Saat tiba di Mukden dan bertemu dengan panglima perang Manchuria yang sangat masyhur, Lu Chang K'uei - yang juga pemimpin Tentara Pembebasan Mongolia - Morihei diberi nama kehormatan: Wang Shaou Kao.

Pada 20 Juni1924, terjadi huru-hara. Morihei malah menjadi korban ketika seorang panglima perang lain, Chang Tso Lin, memburunya. Ia bersama Deguchi dan empat pengikut lainnya ditawan tentara China dan divonis hukuman mati.

Untunglah, ketika hukuman mati akan dilaksanakan, ia diselamatkan oleh seorang konsul Jepang, yang kemudian membawanya kembali ke tanah airnya, Jepang. Morihei kembali menjadi petani di Tennodaira. Saat itulah ia mulai belajar sojutsu, ilmu toya, dan jujutsu.

Pada 1925, ia bertemu dengan seorang nakhoda ahli bela diri kendo. Dalam pertemuan itu, ilmu bela diri yang pernah Morihei pelajari dicoba. Bapak Aikido ini dikalahkan tanpa melalui pertarungan sesungguhnya. Morihei merasa serangannya menjadi sia-sia karena toya sang master kendo itu selalu mendahuluinya.

Setelah kejadian itu, ia pergi menyepi. Pengalaman-pengalaman yang pernah diperolehnya semakin membuatnya kaya batin dan mencapai puncaknya ketika ia mengalami pencerahan jiwa.

Saat itulah ia menemukan akar filosofi aiki budo. Menurut dia, nama aiki budo lebih tepat ketimbang aiki bujutsu. Sejak saat itu, aiki budo menjadi sangat terkenal dan banyak pengikutnya, termasuk diantaranya Admiral Isamu Takeshita. Pada 1926, setahun setelah menjadi guru sang admiral, Morihei diundang mengunjungi kediaman Takeshita di Tokyo.

Ketika berada di Tokyo, ia juga menetap beberapa saat di kediaman Perdana Menteri Gombei Yamamoto. Dua tahun kemudian, Morihei pindah dan menempati sebuah rumah di dekat kuil Sengaku di Kuruma-cho. Tempat kediamannya lalu diubah menjadi dojo, dengan murid antara lain Isamu Fujita, Shoyo Matsui, Kaizan Nakazako, dan aktor kabuki, Kigoro Ennosuke VI.

Morihei mendapat sebuah villa di Ushigone, Wakamatsu-cho, pada 1930, dan mendirikan dojo di Mejirodai. Saat itulah ia pertama kali dikunjungi Jigoro Kano, bapak dan pendiri judo Kodokan. Kano sangat terkesan melihat teknik yang diciptakan Morihei. Kano sempat berucap, "Inilah budo yang ideal". Ia lalu mengutus dua muridnya, Jiro Takeda dan Minoru Mochizuki, untuk berguru pada Morihei.

Yang juga mengesankan adalah ketika Mayor Jenderal Makoko Miura mengunjungi dojonya. dengan penuh keyakinan, sang Jenderal kemudian mempersilakan Morihei melawannya. Tak dinyana, Miura dapat dikalahkan Morihei dengan cepat. Jenderal berbintang dua itu langsung menjadi salah satu muridnya. Dan berkat rekomendasi dari Miura, Morihei menjadi instruktur di Akademi Militer Toyama.
Pada April 1931, dojo Aiki budo resmi disebut Kobukan. Banyak orang belajar di sana, antara lain Hisao Kamata, Hajime Iwata, Kaoru Funabashi, Tsutomu Yugawa, dan Rinjiro Shirata. Kobukan terkenal sebagai "dojo neraka" karena disiplin pelatihan yang diterapkannya sangat keras .

Kesibukan Morihei makin menjadi-jadi. Ia tidak saja melatih di dojo Kobukan, tapi juga di dojo lain di Tokyo dan Osaka. Dojo utamanya, Otsuka di Koishikawa, disponsori oleh Seiji Noma - pemimpin Kodansha. Dojo ini kemudian terkenal sebagai Noma Dojo. Begitu juga Fujimi-cho di Ladabashi serta dojo Sonezaki di Osaka. Di situ, Morihei sering berkumpul dan berlatih bersama Shigemi Yonekawa, Zenzaburo Akazawa, Gozo Shioda, dan Tetsumi Hoshi.

Lalu, Society for the Promotion Japanese Martial Arts, yang berdiri pada 1933, menunjuk Morihei sebagai presiden lembaga ini. Bapak aikido itu kemudian membuka dojo Takeda, tempat berlatih yang dipakai 24 jam terus-menerus setiap hari. Saat itulah Morihei Ueshiba menjadi sangat masyhur. Kreasi murninya tentang " harmony badan dan jiwa " (the union body and soul) kemudian disebut aiki budo.

September enam tahun kemudian, ia diundang mengunjungi kompetisi antar cabang bela diri di Manchuria. Di situ, Morihei diharuskan melawan bekas pemain sumo, Tenryu. Morihei dapat menjatuhkannya hanya dengan menekuk satu jarinya.

Kedatangan terakhirnya ke Manchuria terjadi pada 1942, ketika ia mengunjungi Perayaan ke-10 Kehadiran Jepang di Manchuria atas undangan Asosiasi Perguruan Bela Diri. Di situ, ia mendemonstrasikan seni bela diri Jepang di hadapan Kaisar Pu Yi.

Santunan dana serta pengakuan dari pemerintah Jepang diperoleh dojo Kobukan pada 30 April 1940 - juga digabung di bawah naungan menteri dari Departemen Kesejahteraan Rakyat. Admiral Isamu Takeshita duduk sebagai presiden yayasan itu. dalam tahun yang sama, Morihei mengajar di akademi kepolisian dan menjadikan pelatihan bela diri itu sebagai kurikulum wajib .

Asimilasi aiki budo ke dalam Butokukai, semacam lembaga pemerintah yang menangani organisasi-organisasi bela diri yang ada, terjadi pada 1941. Minoru Hirai ditunjuk memimpin dojo Kobukan. Saat itulah nama aikido untuk pertama kali dipakai.

Kemudian, Morihei membentuk wadah organisasi aikido di daerah Ibaragi. setelah perang usai, ia hijrah ke Iwama bersama Hatsu, istrinya. Di Iwama, ia mulai membangun apa yang disebut ubuya, yakni semacam tempat suci atau peribadatan. Tempat yang kemudian dikeramatkan ini terletak di luar dojo. Di dalamnya terdapat relief-relief.

Dojo yan dibangun pada 1943 itu terkenal dengan sebutan "Ibaragi Dojo Annex". Empat puluh tiga dewa diabadikan di dalam tempat suci itu. Susunan tata ruangnya mengikuti pola-pola alam, segi tiga, lingkaran, dan segi empat. Bangunannya terbagi atas ruang utama, tempat berdoa, dan tori (semacam bangunan kuil Shinto, lengkap dengan pintu gerbangnya). Pembangunan dojo ini baru selesai pada akhir Perang Dunia II.

Ketika Perang Dunia II berkecamuk, dojo Kobukan hancur lebur dibom pesawat Angkatan Udara Amerika Serikat. Akibatnya, sekitar 30 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal, dan untuk sementara pusat kegiatan aikido dipindahkan ke Iwama.

Seusai Perang Dunia II, aikido sempat mengalami kemunduran beberapa saat. Dan ketika perang reda, kegiatannya dipindahkan ke Tokyo. Pada 9 Februari 1948, menteri pendidikan Jepang memberikan santunan dana guna membangun kembali Aikikai, dan dojo utama ditasbihkan sebagai Ueshiba Dojo dan menjadi pusat kegiatan organisasi Aikido.

Morihei Ueshiba kembali melakukan perjalanan keliling Jepang pada 1950, dalam rangka memenuhi undangan berceramah, mengajar, dan menggelar serangkaian demonstrasi ilmunya. Ketika mencapai usia 70 tahun, Morihei mengutamakan unsur "cinta kasih" dalam setiap pelatihannya. Perkembangan spiritualnya kelihatan sangat menonjol dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Pada 1950, kegiatan aikido pindah ke Tokyo. Dan di tempat itulah berdiri Yayasan Aikikai Tokyo. Untuk pertama kalinya, pada September 1956, aikido didemonstrasikan untuk umum di Pusat Perbelanjaan Takashimaya di Nihombashi, Tokyo. Unjuk kebolehan aikido itu mendapat sambutan hangat dari pengunjung.
Sejak saat itulah aikido makin mengalami kemajuan pesat dan banyak diminati masyarakat dari segenap lapisan bangsa. Di Jepang sendiri makin banyak berdiri dojo aikido, yang dibanjiri peminat dari kalangan kantor pemerintah, pelajar, mahasiswa, serta kalangan perusahaan swasta .

Ketika usianya semakin tua, Morihei mulai meninggalkan hal-hal yang berkenaan dengan segala urusan Aikikai. Namun, ia tetap sering melakukan demonstrasi aikido. Pada Januari 1960, televisi pemerintah Jepang, NTV, menayangkan acara The Master of Aikido. Tayangan ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat pemirsa, bahkan selanjutnya dibuatlah film yang menggambarkan bagaimana sang Master Aikido menunjukkan keandalannya.

Sekali lagi Morihei, pada tahun yang sama memukau banyak orang ketika melakukan untuk kebolehan. Acaranya disponsori Shinjuku Aikikai, Tokyo. Demonstrasinya itu disebut sebagai "hakikat aikido" yang sebenarnya.

Setahun kemudian, ia bersama Yosaburo Uno (dan-10) meraih anugerah Shijuhosho, penghargaan istimewa dari Kaisar Hirohito. Hanya tiga orang master bela diri yang pernah menerima anugerah semacam itu.

Morihei kemudian mengadakan perjalanan ke Amerika atas undangan Hawaii Aikikai pada 28 Februari 1961. Dan pada 7 Agustus 1962 diadakan festival aikido terbesar untuk merayakan 60 tahun Morihei menjadi praktisi aikido dan seni bela diri lain yang pernah ditekuninya. Sekali lagi Kaisar Hirohito, pada 1964, memberinya penghargaan khusus atas jasa-jasanya memajukan seni bela diri tradisional Jepang .

Kesehatan sang Master tiba-tiba anjlok saat ia menghadiri perayaan Tahun Baru di Hombu Dojo. Kesehatannya kian memburuk. Akhirnya, pada 26 April 1969, pukul 05.00, Morihei meninggalkan dunia fana dengan tenang.Pada hari yang sama, jenazahnya diperabukan. Abu jenazahnya diletakkan di kuil keluarga di Tanabe oleh Kaisar Hirohito. Potongan-potongan rambutnya ditaruh di Aiki Shrine di Iwama, di makam keluarga di Ayabe, dan di Kumaro Grand Shrine. Sang Guru Besar memang telah pergi. Namun, kata-kata terakhirnya "Aikido adalah manifestasi cinta kasih", selalu dan dikenang para penerusnya .


Tata Cara Penyampaian Pengumuman Pengadaan B/J melalui LPSE di wilayah

Layanan Pengadaan Secara Elektronik  POLRI

Setiap rencana pelaksanaan pengadaan Barang / Jasa, pengumuman pengadaan Barang / Jasa disampaikan melalui :
  1. Website/Situs Polri
  2. LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik)
  3. Pengumuman resmi untuk masyarakat (papan pengumuman)
Setiap penyampaian pengumuman pengadaan melalui website / situs Polri, agar disampaikan kepada Pejabat Penyedia Informasi dan Dokumentasi (PPID) Bidang Hubungan Masyarakat (Bid Humas).

Kelengkapan pengumuman melalui LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) sebagai berikut :
  1. Surat / Nota dinas permohonan pengumuman pengadaan
  2. Blanko nama anggota yang ditunjuk menjadi admin agency LPSE Polri
  3. Blanko persyaratan untuk menjadi sub agency LPSE Polri
  4. Blanko isian pengumuman e - proc/non e - proc LPSE Polri
  5. Sprin Panitia/Pejabat Pengadaan 

Jumat, 04 Maret 2011

Tatacara Pengumuman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa di lingkungan Polri


Ssarpras Polri,  Januari 2011

Sesuai ketentuan yang tertuang dalam Perpres RI Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah menyebutkan bahwa ULP/Panitia/Pejabat Pengadaan antara lain mempunyai tugas untuk mengumumkan pelaksanaan pengadaan B/J di website Kementerian/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat daerah/Institusi lainnya (K/L/D/I) masing-masing dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat serta menyampaikan ke Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) untuk diumumkan dalam Portal Pengadaan Nasional;

Kewajiban untuk mengumumkan pelaksanaan pengadaan B/J sebagaimana tersebut diatas berlaku bagi semua jenis pengadaan baik yang prosesnya e-Procurement (secara elektronik melalui LPSE) maupun Non e-Procurement (secara manual/konvensional);

Langkah-langkah :
Dengan diberlakukannya Peraturan Presiden no. 54 th 2010, maka Panitia/Pejabat Pengadaan yang akan mengumumkan pelaksanaan pengadaan baik melalui e-Procurement maupun Non e-Procurement diharuskan mengumumkan pada tiga tempat sekaligus :
    1. Pada website/situs Polri;
    2. Papan Pengumuman resmi untuk masyarakat;
    3. menyampaikan ke LPSE untuk diumumkan dalam Portal Pengadaan Nasional.
      Untuk pelaksanaan pengumuman pengadaan B/J pada website/situs Polri, panitia/Pejabat pengadaan B/J      pada  satker  pusat / wilayah  ybs  dapat  menghubungi  Pejabat  Penyedia  Informasi  dan  Dokumentasi      (PPID) yang ada di masing - masing satker (Polda PPID di Bidhumas Polda masing-masing).

      Sebelum  sub   agency   LPSE  di  masing-masing  satker  terbentuk,  maka  sementara  Panitia / Pejabat      pengadaan  B/J  pada satker pusat/wilayah  ybs  dapat  menyampaikan ke  LPSE  Polri (Ssarpras Polri),      untuk dibantu mengumumkan dalam Portal Pengadaan Nasional.

      Tatacara  penyampaian  pengumuman  melalui  situs  LPSE Polri  dengan  mengunduh/download formulir       blangko  pengumuman  di situs LPSE Polri  :  http://www.lpse.polri.go.id  pada  special  content,  setelah      form/blangko diisi selanjutnya  dikirimkan melalui  e-mail  LPSE Polri  :  lpse@polri.go.id  atau dikirim ke       fax  nomor :  021-47869122,  dan  bagi satker  yang berminat  untuk  melaksanakan  pengadaan  secara      elektronik melalui LPSE dapat berkoordinasi/menghubungi LPSE Polri untuk bimbingan teknis.

      hubungi kami :  http://lpse.polri.go.id/eproc/app







      Sabtu, 12 Juni 2010

      Tips Aman Tangkal Video Porno Mirip Artis

      .

      Kasus penyebaran video porno mirip artis papan atas tengah banyak dibicarakan akhir-akhir ini. Kasus ini bahkan sampai menarik perhatian pemerintah dan kalangan penegak hukum.  Sementara di masyarakat luas, para orang tua khawatir jika anak-anak mereka yang masih di bawah umur ikut mengakses konten yang tidak pantas dikonsumsi itu.
      .
      Media pun dituding terlalu membombardir pemberitaan terkait kasus ini, sehingga malah membangkitkan keingintahuan publik akan video yang beredar. Pemberitaan yang terlalu sering malah dinilai sebagai bentuk penyebarluasan informasi keberadaan video tersebut, karena banyak orang yang semula tidak tahu akhirnya menjadi tahu setelah melihat beritanya.
      .
      Menanggapi peredaran video porno mirip artis ini, pengguna internet harus melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan. Perlu ada kesadaran dari dalam diri sendiri untuk tidak mengakses dan menyebarkan konten-konten negatif. Selanjutnya pengguna internet, terlebih bagi anak-anak dan remaja, perlu bimbingan dan pengawasan dari orang tua dan keluarga, serta dukungan teknologi penyaring konten negatif.
      .



      .
      Berikut adalah tips-tips mencegah akses ke konten negatif yang bisa diterapkan oleh pengguna internet, baik dari kalangan umum maupun bagi para orang tua yang anak-anaknya sudah mulai mengakses internet:
      1. Sikap mental yang positif adalah modal utama yang diperlukan dalam hal ini, karena akan menjauhkan kita dari keinginan mengakses konten porno.
      2. Hati-hati dan waspadai link atau pesan yang mencurigakan, agar tidak terjebak mengakses konten porno yang bermunculan bahkan di saat kita tidak menginginkannya.
      3. Gunakan selalu mesin pencari dalam mencari alamat situs yang diinginkan dengan mengaktifkan semacam “Safe Search” (atau “Telusur Aman”) ketika menggunakan Google misalnya.
      4. Jangan terpancing membuka attachment dari  e-mail sampah (spam). Selain rawan virus e-mail semacam itu juga banyak dipakai untuk menyebarkan konten negatif.
      5. Hindari situs yang berisi konten-konten ilegal/bajakan, karena biasanya situs seperti itu memajang banner porno yang memancing keinginan Anda untuk mengkliknya.
      6. Download dan install program penyaring konten porno. Anda bisa mencarinya dengan bantuan mesin pencari, gunakan kata kunci “porn blocking software” atau “pornography filter software”, lalu pilih aplikasi yang dirasa paling cocok untuk komputer Anda.
      7. Lakukan filtering di router internet anda. Beberapa router ada yang memfilter situs berdasarkan rating, ada juga yang berdasarkan kata kunci atau keduanya.
      8. Bersihkan konten porno dari komputer (jika ditemukan). Pastikan tidak ada konten porno yang tertinggal di folder atau file, Recycle Bin, Bookmarks dan History pada browser yang mengarah pada situs-situs porno
      9. Blokir domain situs-situs negatif dengan menggunakan DNS Nawala. Cara ini bisa menghindarkan komputer tidak hanya dari situs-situs porno, tapi juga dari situs-situs negatif lainnya seperti yang bertujuan menyebarkan virus, malware atau phising.
      Tips Bagi Orang Tua / Guru :
      1. Mulailah memberi pengertian kepada anak/murid tentang fenomena penyebaran konten porno di dunia maya. Jalin komunikasi awal yang baik dan nyaman dengan anak/murid.
      2. Jika anak/murid kedapatan memiliki atau saling berkirim konten porno via ponselnya, segera suruh mereka hentikan hal itu. Jelaskan kepada mereka bahwa memiliki atau menyebarkan konten seksual merupakan pelanggaran hukum dan berisiko buruk.
      3. Usahakan tidak membelikan ponsel yang canggih atau multimedia kepada anak. Semakin canggih ponselnya, lalu lintas konten-konten negatif pun akan semakin mudah.
      4. Orang tua dan guru juga harus tetap mengikuti perkembangan teknologi. Kenali situs sosial dan software/aplikasi jejaring sosial apa yang tengah digandrungi dan banyak diinstal di komputer atau ponsel murid/anak dan pelajari ancaman-ancamannya.
      5. Lakukan razia isi ponsel secara berkala. Razia berhak dan bisa dilakukan oleh pihak sekolah dari kelas ke kelas, atau dengan melarang ponsel masuk ke dalam kelas dan mengumpulkan/menitipkannya di ruang tertentu agar mudah diperiksa secara acak. Razia juga berhak dan bisa dilakukan oleh orang tua ketika di rumah, apalagi jika memang ponsel dan biaya pulsa anak masih ditanggung oleh orangtua.
      6. Beri tahu anak untuk melapor pada orang tua saat mereka mendapat kiriman foto/kalimat porno, beri tahu mereka untuk langsung menghapusnya dan tidak menyebarkannya ke orang lain meskipun ke teman-teman dekat sekalipun. Mungkin pada awalnya mereka melakukan itu karena iseng, tapi ulah iseng-isengnya itu bisa menjadi senjata makan tuan suatu saat nanti. Seperti tertangkap saat razia di sekolah atau lainnya.
      7. Tanam kebiasaan pada anak agar mereka tidak segan berkomunikasi dengan orang tua atau sosok yang lebih dewasa mengenai konten porno yang marak beredar. Beri arahan yang benar saat anak bertanya soal isu atau pemberitaan terkait konten porno yang banyak beredar.
      8. Jika anak mendapat konten porno dari teman atau orang yang dikenal, ajarkan anak untuk membantu “menyelamatkan” temannya tersebut dengan memberi pengertian bahwa  perbuatan mereka itu berbahaya dan melanggar hukum.
      9. Jika aksi nakal dari temannya berlangsung terus-menerus, beritahu anak untuk melapor pada orang tua. Ada baiknya jika orang tua atau guru bicara langsung dengan orang tua anak tersebut.
      (dikompilasi dari artikel Internet Sehat dan berbagai sumber)

      Rabu, 28 April 2010

      Peresmian Rusunawa Polri


      JAKARTA. Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Suharso Monoarfa, Selasa (27/4), meresmikan penggunaan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Polri yang berlokasi di komplek Satpas SIM Polri, Kelurahan Kedaung Kali Angke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.
      Dalam peresmian Rusunawa itu, Menpera melakukan penandatanganan prasasti didampingi oleh Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto, Plt Kepala Pusat Pengembangan Perumahan Kuswardono.
      Sementara itu, Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi program pembangunan rusunawa Polri oleh Kemenpera. Untuk itu, pihaknya mengucapkan terima kasih atas bantuan rusunawa yang diperuntukkan bagi para anggota Polri itu.
      Kapolri menjelaskan, hingga saat ini baru sekitar 20 persen dari 400.000 anggota Polri yang memiliki rumah. Sedangkan sekitar 80 persen anggota Polri masih banyak yang tinggal di rumah kontrakan atau kos-kosan.
      Ke depan, kata Kapolri, pihaknya berharap Kemenpera juga dapat membantu para petugas Polri yang bertugas di daerah perbatasan seperti di NTT dan daerah lainnya. Untuk itu, Polri siap menyediakan lahan untuk lokasi pembangunan perumahan bagi para anggota.
      Rusunawa ini dibangun di atas lahan seluas 4 Ha dan luas lantai total 4.384 m2. Untuk perencanaannya dilakukan oleh PT. Wiswakharman sedangkan kontraktor pelaksana pembangunan adalah PT. Wika Realty (Persero), dan pengawasan oleh PT. Laras Respati Utama.
      “Rusunawa ini terdiri dari 4 lantai dengan jumlah kamar 64 unit. Unit hunian berukuran tipe 30 m2 dan dapat menampung 1 keluarga. Fasilitas yang ada meliputi kamar mandi dan WC individual. Struktur bangunan ini menggunakan sistem pracetak (precast), sehingga pelaksanaan menjadi lebih cepat dengan mutu yang lebih baik pula baik dari aspek kerapihan dan kekuatan,” katanya. 

      Minggu, 28 Maret 2010

      Salah Duduk, Saraf Bisa Terjepit

      Sering kali kita merasakan nyeri dan ngilu pada beberapa bagian tubuh tertentu setelah melakukan aktivitas yang berat atau duduk terlalu lama. Mungkin saja ini bukan nyeri biasa. Jika frekuensi nyeri termasuk sering dan menjalar ke bagian tubuh lain, bisa jadi itu gejala penjepitan saraf atau yang dikenal dengan nama saraf terjepit.
      Saraf terjepit merupakan bagian dari nyeri punggung bawah atau low back pain. Pada tulang, ada bagian yang disebut diskus (bantalan atau sambungan di antara dua tulang) yang berfungsi semacam peredam beban (shockbreaker). Kalau diskus meleset dan bergeser, tulang langsung menekan saraf dan menimbulkan rasa nyeri yang amat sangat.
      Rasa nyeri tadi sangat khas. Nyeri dapat menjalar ke bagian tubuh lain sesuai penjalaran dari jaringan saraf yang terjepit. Apabila saraf yang terjepit berasal dari bagian leher, nyeri dapat menjalar sampai ke tangan. Apabila nyeri berasal dari pinggang, penjalaran bisa sampai ke lutut, bahkan betis.
      "Nyeri yang sangat khas disebut nyeri radikuler. Kadang pasien bisa menunjukkan dari mana dan sampai mana rasa nyeri tersebut menjalar," ungkap Dr Tiara Aninditha, Sp.S, ahli saraf dari RS Cipto Mangunkusumo. Bagian tubuh yang paling sering mengalami penjepitan saraf, tambahnya, adalah leher dan pinggang karena paling sering digunakan untuk bergerak.
      Tak hanya lansia
      "Sering kita menganggap saraf terjepit hanya dialami lansia yang semakin tua semakin rapuh tulangnya. Sebenarnya orang usia produktif pun dapat mengalami penjepitan saraf ini," tutur Dr Tiara.
      Pada lansia, saraf terjepit bisa karena bantalan yang menyambungkan dua tulang menjadi elastis. Akibatnya, tulang langsung menekan tulang lain dan terjadi penjepitan saraf yang menimbulkan nyeri pada bagian tubuh tersebut. Saraf terjepit pada lansia juga dapat terjadi karena pengapuran atau tumbuhnya tulang muda yang runcing pada tulang belakang sehingga menekan saraf dan terasa sakit.
      Osteoporosis (pengeroposan tulang) juga dapat menyebabkan saraf terjepit pada lansia. Pada osteoporosis, yang berkurang adalah massa tulangnya. "Jadi, ibarat tembok, semennya yang berkurang," tuturnya. Kasus nyeri pinggang jenis ini lebih sering terjadi pada wanita daripada pria.
      Cenderung membungkuk
      Pada usia produktif, biasanya saraf terjepit terjadi karena aktivitas harian yang terlalu berat. Sering mengangkat beban berat yang hanya bertumpu pada satu bagian tubuh akan membuat tulang di bagian tersebut tertekan dan mengenai saraf sehingga timbul nyeri.
      "Posisi duduk yang salah juga dapat menyebabkan saraf terjepit. Kita sering duduk dengan posisi membungkuk. Ini salah. Posisi duduk yang baik adalah tegak dan menyandar," ujarnya.
      Kelainan bentuk tulang punggung (skoliosis) juga dapat menjadi penyebab saraf terjepit. "Biasanya kelainan tulang punggung ini karena kebiasaan berdiri dan duduk yang salah sehingga tulang punggung jadi tidak lurus atau cenderung membungkuk," katanya.
      Kanker dan TB
      Banyak kondisi lain yang dapat menimbulkan saraf terjepit, salah satunya tuberkulosis, biasa disingkat TBC atau TB. Kuman TB yang tak cepat ditangani dapat menyebar dan memakan tulang sehingga tulang jadi keropos dan langsung mengenai saraf.
      Kanker dan tumor juga bisa menyebabkan saraf terjepit: "Pada kasus ini, kanker atau tumor sudah menyebar ke tulang sehingga jadi rapuh. Saraf terjepit langsung oleh tulang," ungkapnya.
      Tak sedikit pula saraf terjepit akibat trauma jatuh. Seseorang yang pernah jatuh dengan posisi terduduk, kemungkinan dapat mengalami retak tulang belakang dan saraf terjepit.
      sumber : Kompas.com

      Kenali Penyakitmu dari Bau Napas

      Selain organ tubuh, bau napas juga bisa digunakan untuk mendeteksi penyakit. Cukup banyak penyakit yang bisa dikenali lewat bau napas. Makanya, Anda patut curiga jika aroma napas tidak sedap padahal tidak sedang mengonsumsi makanan atau meminum obat.
      Misalnya, bila napas bau meski sudah gosok gigi dan tidak makan apa pun, itu bisa menjadi tanda Anda sedang mengidap penyakit diabetes. Sementara jika napas bau dengan gejala batuk atau hidung tersumbat, mungkin itu mengindikasikan infeksi paru atau tenggorokan.
      Namun, kondisinya akan berbeda jika napas berbau amis. Itu merupakan kondisi langka yang menandakan tubuh tidak bisa mencerna makanan, seperti telur, ikan atau hati dengan baik. Sementara, bau napas seperti feses atau kotoran kemungkinan terjadinya penyumbatan usus.
      Sedangkan napas bau amoniak kemungkinan menunjukkan ada masalah di ginjal. Tapi jika berbau manis ditambah mata kekuningan, itu menandakan ada masalah dengan liver. Adapun napas berbau acetone atau seperti bau cat kuku, mengindikasikan ada masalah dengan darah. 
      sumber  : KOMPAS.com

      Kamis, 11 Maret 2010

      SPI (Sistem Pengendalian Intern)

      Secara Umum, Pengendalian Intern merupakan bagian dari masing-masing sistem yang dipergunakan sebagai prosedur dan pedoman pelaksanaan operasional perusahaan atau organisasi tertentu.

      Sedangkan Sistem Pengendalian Intern merupakan kumpulan dari pengendalian intern yang terintegrasi, berhubungan dan saling mendukung satu dengan yang lainnya.
      Di lingkungan perusahaan, pengendalian intern didifinisikan sebagai suatu proses yang diberlakukan oleh pimpinan (dewan direksi) dan management secara keseluruhan, dirancang untuk memberi suatu keyakinan akan tercapainya tujuan perusahaan yang secara umum dibagi kedalam tiga kategori, yaitu :

      a) Ke-efektif-an dan efisiensi operasional perusahaan
      b) Pelaporan Keuangan yang handal
      c) Kepatuhan terhadap prosedur dan peraturan yang diberlakukan

      Suatu pengendalian intern bisa dikatakan efektif apabila ketiga kategori tujuan perusahaan tersebut dapat dicapai, yaitu dengan kondisi sebagai berikut :

      a) Direksi dan manajemen mendapat pemahan akan arah pencapain tujuan perusahaan, dengan, meliputi pencapaian tujuan atau target perusahaan, termasuk juga kinerja, tingkat profitabilitas, dan keamanan sumberdaya (asset) perusahaan.

      b) Laporan Kuangan yang dipublikasikan adalah handal dan dapat dipercaya, yang meliputi laporan segmen maupun interim.

      c) Prosedur dan peraturan yang telah ditetapkan oleh perusahaan sudah taati dan dipatuhi dengan semestinya.

      Struktur Pengendalian Intern

      Sruktur pengendalian intern terdiri dari 5 (lima) komponen, yaitu :

      (1). Lingkungan Pengendalian
      Merupakan dasar dari komponen pengendalian yang lain yang secara umum dapat memberikan acuan disiplin. Meliputi : Integritas, Nilai Etika, Kompetensi personil perusahaan, Falsafah Manajemen dan gaya operasional, cara manajmene di dalam mendelegasikan tugas dan tanggung jawab, mengatur dan mengembangkan personil, serta, arahan yang diberikan oleh dewan direksi.

      (2). Penilaian Resiko
      Identifikasi dan analisa atas resiko yang relevan terhadap pencapaian tujuan yaitu mengenai penentuan “bagaimana resiko dinilai untuk kemudian dikelola”. Komponen ini hendaknya mengidentifikasi resiko baik internal maupun eksternal untuk kemudian dinilai. Sebelum melakukan penilain resiko, tujuan atau target hendaknya ditentukan terlebih dahulu dan dikaitkan sesuai dengan level-levelnya.

      (3). Aktivitas Pengendalian
      Kebijakan dan prosedur yang dapat membantu mengarahkan manajemen hendaknya dilaksanakan. Aktivitas pengendalian hendaknya dilaksanakan dengan menembus semua level dan semua fungsi yang ada di perusahaan. Meliputi : aktifitas-aktifitas persetujuan, kewenangan, verifikasi, rekonsiliasi, inspeksi atas kinerja operasional, keamanan sumberdaya (aset), pemisahan tugas dan tanggung jawab.

      (4). Informasi dan Komunikasi
      Menampung kebutuhan perusahaan di dalam mengidentifikasi, mengambil, dan mengkomukasikan informasi-informasi kepada pihak yang tepat agar mereka mampu melaksanakan tanggung jawab mereka. Di dalam perusahaan (organisasi), Sistem informasi merupakan kunci dari komponen pengendalian ini. Informasi internal maupun kejadian eksternal, aktifitas, dan kondisi maupun prasyarat hendaknya dikomunikasikan agar manajemen memperoleh informasi mengenai keputusan-keputusan bisnis yang harus diambil, dan untuk tujuan pelaporan eksternal.

      (5). Pengawasan
      Pengendalian intern seharusnya diawasi oleh manajemen dan personil di dalam perusahaan. Ini merupakan kerangka kerja yang diasosiasikan dengan fungsi internal audit di dalam perusahaan (organisasi), juga dipandang sebagai pengawasan seperti aktifitas umum manajemen dan aktivitas supervise. Adalah penting bahwa defisiensi pengendalian intern hendaknya dilaporkan ke atas. Dan pemborosan yang serius seharusnya dilaporkan kepada manajemen puncak dan dewan direksi.

      Kelima komponen ini terkait satu dengan yang lainnya, sehingga dapat memberikan kinerja sistem yang terintegrasi yang dapat merespon perubahan kondisi secara dinamis. Sistem Pengendalian Internal terjalin dengan aktifitas opersional perusahaan, dana akan lebih efektif apabila pengendalian dibangun ke dalam infrastruktur perusahaan, untuk kemudian menjadi bagian yang paling esensial dari perusahaan (organisasi).

      Istilah-istilah penting dalam Pengendalian Intern

      Kondisi Terlaporkan (Reportable Condition)
      Istilah lainnya adalah Defisiensi Signifikan, kedua istilah ini dipergunakan dalam mendefinisikan suatu kondisi yang defisiensi secara signifikan di dalam rancangan atau operasional atas pengendalian intern yang mempengaruhi kemampuan perusahaan dalam melakukan pencatatan, proses, mengkompilasi dan melaporkan data keuangan yang konsisten dengan asersi manajemen di dalam laporan keuangan perusahaan. Defisiensi signifikan yang luas dapat mengakibatkan Kelemahan Material (Material Weakness).

      Kelemahan Material (Material Weakness)
      Didefinisikan sebagai kondisi yang terlaporkan dimana rancangan atau opersional dari salah satu atau lebih pengendalian intern-nya tidak mampu mengurangi atau menurunkan suatu resiko ringan atau salah penyajian yang disebabkan oleh kesalahan atau penggelapan yang jumlahnya relatif material kaitannya dengan laporan keuangan yang jika di audit akan dapat ditemukan, akan tetapi tidak terdeteksi dalam periode yang sama oleh pegawai dalam pelaksanaan pekerjaan secara normal.

      Kompensasi Pengendalian (Compensating Control)
      Ada beberapa perusahaan yang karena skala usahanya memang termasuk kecil, mengakibatkan perusahaan tidak memungkinkan untuk melaksanakan pengendalian intern yang sederhana sekalipun (misalnya : pemisihan tugas atau fungsi). Adalah penting bagi manajemen untuk melakukan kompensasi terhadap bagian yang pengendaliannnya lemah atau tidak dapat berjalan untuk suatu kurun waktu tertentu. Dalam hal internal manajemen telah melakukan kompensasi untuk menutupi kelemahan pengendalian tersebut, internal auditor seharusnya tidak melaporkan kelemahan tersebut sebagai material weakness, bahkan reportable condition sekalipun, hendaknya disesuaikan dengan sekala perusahaan.

      Keterbatasan Sistem Pengendalian Intern

      Penting untuk dipahami bahwa : Sistem Pengendalian Intern yang efektif TIDAK MEMBERIKAN JAMINAN ABSOLUT akan tercapainya tujuan perusahaan. Secara sederhananya dapat dikatakan bahwa SITEM PENGENDALIAN YANG HANDAL TIDAK BISA MENGUBAH MANAJER YANG BURUK MENJADI BAGUS. Akan tetapi Sistem Pengendalian Intern yang handal dan efektif dapat memberikan informasi yang tepat bagi manajer maupun dewan direksi yang bagus untuk mengambil keputusan maupun kebijakan yang tepat untuk pencapaian tujuan perusahaan yang lebih efektif pula.

      SISTEM PENGENDALIAN INTERN YANG EFEKTIF BUKAN MERUPAKAN JAMINAN AKAN KESUKSESAN BAHKAN KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN SEKALIPUN.

      SISTEM PENGENDALIAN INTERN BERFUNGSI SEBAGAI PENGATUR SUMBERDAYA YANG TELAH ADA UNTUK DAPAT DIFUNGSIKAN SECARA MAKSIMAL GUNA MEMPEROLEH PENGEMBALIAN (GAINS) YANG MAKSIMAL PULA dengan pendekatan perancangan yang menggunakan ASAS COST-BENEFIT.

      Suatu sistem handal macam apapun selalu memiliki celah kelemahan. SISTEM PENGENDALIAN INTERN pun bisa dimanfaatkan oleh personil tertentu untuk kepentingan pribadinya dengan mengeksploitasi kelemahannya.

      Pihak-pihak Yang Bertanggungjawab Terhadap Sistem Pengendalian Intern

      Semua pihak di dalam perusahaan bertanggung jawab terhadap pelaksanaan sistem pengendalian intern. Namun demikian, secara struktural pihak-pihak yang bertanggung jawab dan terlibat langsung dalam perancangan dan pengawasan Sistem Pengendalian Intern meliputi :

      Chief Executive Officer (CEO)
      Chief Financial Officer (CFO)
      Controller / Director Of Accounting & Financial
      Internal Audit Comitee

      sumber : putra-finance-accounting-taxation.blogspot.com

      Jumat, 26 Februari 2010

      Infolog Rojianstra Sdelog Polri

      (foto Pimpinan & sebagian staff (PNS Pria) bagian Infolog)

      Daftar nama dan jabatan :
      1. KBP Drs. A. Djoko Sutrisno (Kabag Infolog)
      2. AKBP Bekti S. Dewi, BSc (Ksbg Jianta)
      3. AKBP S.R. Irianti (Ksbg Pullahta)
      4. Kompol Agung Dani P. (Kaurmin)
      5. Penda I Payakun (Pamin Jianta)
      6. Penata Toto Mardiyanto, S.Sos (Pamin Pullahta)
      7. Penda I Untung S ; Penda Hisar Pasaribu ; Penda Suyadi ; Penda Renardi S. ; Penda Yulianto S. S,Kom ; Pengtu Rudi M. Kaban ; Pengtu Wuryanto
      8. Briptu Agus S. ; Penda I Yetty Thuryati ; Pengda Sri Handayani (dalam foto tidak ada)
      9. Andriah Wantini ; Nurman (dalam foto tidak ada)
      Alamat kantor :
      Bagian Infolog Rojianstra Sdelog Polri
      Jl. Raya Bekasi Timur No. 86 Cipinang Jakarta Timur
      Telp. 4889075

      Powered By Blogger